TETAP BERLANGSUNG - Di tengah ancaman erupsi Gunung Agung, operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai menentukan kelancaran pelaksanaan konvensi IMF-World Bank mendatang.

Denpasar (Bisnis Bali) – Gunung Agung kembali berstatus siaga. Bandara I Gusti Ngurah Rai sempat ditutup dalam hitungan jam akibat abu vulkanik Gunung Agung. Ini tidak sepenuhnya menjadi pertimbangan untuk membatalkan pelaksanaan kegiatan MICE internasional di Bali.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan juga telah menyatakan letusan Gunung Agung tak akan mengganggu konvensi IMF-World Bank. Ini menjadi sinyal pelaksanaan konvensi IMF-World Bank tetap dilaksanakan di Bali.

Ketua INCCA Bali, IB.Surakusuma mengatakan proses persiapan pelaksanaan konvensi IMF-World Bank tetap berjalan. Statemen pemerintah pusat dipastikan, pelaksanaan konvensi IMF-World Bank di Bali Oktober 2018.

Menyikapi arahan Luhut, persiapan infrastruktur dan fasilitas penunjang konvensi IMF-World Bank bisa diselesaikan sebelum pelaksanaan . Konvensi IMF-World Bank dinilainya sebagai even berskala internasional yang melibatkan kepala negara. Persiapan sisi pengamanan juga harus sesuai standar internasional.

Ia meyakinkan konvensi IMF-World Bank akan berdampak positif bagi Bali dan pariwisata Indonesia. Seluruh komponen baik masyarakat, pemerintah, dan stakeholder pariwisata sama-sama berharap erupsi Gunung Agung tak berdampak pada penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Jika pelaksanaan konvensi IMF-World Bank berjalan lancar akan menjadi promosi bagi pariwisata Bali. Walaupun dihadapkan dengan erupsi Gunung Agung, Pemerintah Indonesia dan Bali dipastikan mampu menjamu dengan baik peserta Konvensi IMF-World Bank.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, AA. Gede Yuniartha Putra mengatakan  Gunung Agung kembali erupsi memang memunculkan reaksi dari negara pasar pariwisata Bali. Ada 6 negara yang memberikan travel advisor kepada warga negaranya yang akan berkunjung ke Bali.

Namun, travel advisory belum berdampak signifikan animo kunjungan wisman ke Bali. Ini dengan pertimbangan erupsi Gunung Agung tidak berdampak pada operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. (kup)