BPR Diminta Perhatikan Sektor Kredit

136

Denpasar (Bisnis Bali) – Saat ini kondisi bank perkreditan rakyat (BPR) di Bali secara umum baik, kinerja bagus, dan tumbuh dengan baik. Kepala Otoritas Jasa Keuangan  (OJK) Regional 8 Wilayah Bali Nusra Hizbullah, Rabu (11/7) meminta BPR memperhatikan sektor kredit sebagai penopang pertumbuhan dan perkembangan ke depan.

Sektor kredit perlu menjadi perhatian BPR tahun ini, akibat erupsi Gunung Agung yang bisa berdampak pada pemberian kredit. Penurunan properti dinilainya juga berdampak selain penurunan jumlah wisatawan yang datang dan penurunan sektor pariwisata juga berimplikasi terhadap kemampuan debitur di Bali dalam memenuhi kewajibannya membayar angsuran kredit.

Penyaluran kredit ini perlu mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh dari BPR. Kredit merupakan sumber pendapatan bagi BPR.  Berdasarkan data di OJK, penyaluran kredit BPR di Bali dari Mei 2017 ke Mei 2018 tumbuh 6,44 persen. Sementara penyaluran kredit BPR di Bali dari Mei 2016 ke Mei 2017 tumbuh 8,3 persen.

“Pertumbuhan kredit BPR sedikit menurun dibandingkan periode sebelumnya,” ucapnya.

OJK juga minta BPR waspada terhadap peningkatan rasio kredit bermasalah (NPL). “Kita berharap BPR di Bali ini terus tumbuh dan berkembang dengan baik,” tegasnya. (kup)