Badung Raih Dua Penghargaan di Peringatan HARGANAS

540

MANGUPURA (Bisnis Bali) – Pemerintah Kabupaten Badung meraih dua penghargaan pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXV di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (6/7) lalu. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memperoleh penghargaan Manggala Karya Kencana dan Dharma Karya Kencana Tahun 2018 diraih Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Badung Putu Rianingsih. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani.

Pada kesempatan tersebut, Puan Maharani mengatakan, peringatan HARGANAS dimaksudkan untuk mengingatkan masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara. Dalam peringatan HARGANAS XXV tahun ini, tema yang diusung adalah “Hari Keluarga, Hari Kita Semua” dengan tagline “Cinta Keluarga Cinta Terencana, Cinta Indonesia”.

Peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dapat ditelusuri melalui berbagi indikator yang merupakan pencerminan dari pelaksanaan delapan fungsi keluarga. Hal tersebut tercantum dalam PP No 87/2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga.

“Dalam PP disebutkan delapan fungsi keluarga. Diantaranya fungsi keagamaan, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi dan fungsi pembinaan lingkungan,” terang Puan Maharani.

Usai menerima penghargaan Dharma Karya Kencana Tahun 2018, Rianingsih mengatakan, apa yang diraih ini tidak lepas dari kerja keras seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Badung.

“Ini merupakan niatan kita bersama untuk mewujudkan keluarga Badung yang berkualitas dengan terciptanya anak yang suputra. Pencapaian ini tidak lepas dari pelaksanaan delapan fungsi keluarga. Penerapan fungsi keluarga ini membantu keluarga lebih bahagia dan sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat dalam upaya mewujudkan Kabupaten Badung yang shanti dan jagaditha,” katanya. (grd)