Rasa Khas, Jeruk Lumajang Dibudidayakan di Buleleng

15
Salah satu petani memanen jeruk.  (ira)

KABUPATEN Buleleng memiliki prospek pertanian yang cukup menjanjikan. Seperti di Banjar Teluk Terima, Desa Sumber Kelampok, Kecamatan Gerokgak Buleleng. Potensi pertaniannya kian berkembang. Salah satu jenis tanaman yang saat ini sedang dikembangkan adalah jeruk varietas Lumajang.

Jeruk varietas ini dikenal sebagai jeruk yang memiliki rasa khas dibandingkan jeruk lainnya. Karena itu, tidak heran petani di Desa Sumber Kelampok membudidayakan karena permintaan jeruk varietas ini makin tinggi.

Salah seorang petani jeruk Ketut Agus Budiartana mengatakan, jeruk varietas Lumajang ini menjanjikan peluang bisnis. Karenanya, sejumlah petani mulai mengembangkan jeruk ini secara serius. Saat ini jeruk varietas Lumajang yang dikenal memiliki cita rasa khas antara asam dan manis paling banyak dikembangkan di Banjar Teluk Terima. “Mulai dikembangkan dengan skala besar dikembangkan sejak lima tahun lalu, dan  tahun ini adalah tahun panen pertama. Harapan saya jeruk ini nantinya bisa menjadi branding Desa Sumber Kelampok,” tuturnya.

Ketua Kelompok Tani Ternak Lembu Pertiwi Desa Sumber Kelampok Made Sudiarta mengatakan, pengembangan perkebunan jeruk varietas Lumajang ini berawal dari uji coba tanam 200 pohon.  Akhirnya jeruk ini dikembangkan kembali hingga menjadi ribuan pohon. Pihaknya mengapresiasi semangat petani dalam pengembangan perkebunan jeruk di Desa Sumber Kelampok. Tingginya potensi pertanian jeruk juga dibuktikan dari hasil produksi yang cukup tinggi. (ira)