Rupiah dan Harga Pertamax tak Pengaruhi Kredit Mobil

12

Denpasar (Bisnis Bali) – Di tengah fluktuasinya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan kenaikan harga pertamax saat ini, tak berimbas pada penjualan mobil.

“Kami masih menaruh keoptimisan lewat kemudahan kredit, pembelian mobil masih bisa bertahan,” kata marketing dealer mobil di Sanur, Wahyudi.

Harga BBM dinilainya bukan pemicu turunnya transaksi penjualan. Masyarakat yang dari sisi finansial cukup dipastikan tetap membeli mobil meski harga pertamax naik.

“Tidak mungkin masyarakat menunggu harga BBM turun baru beli kendaraan. Masyarakat menyadari memiliki kendaraan risiko biaya membeli bahan bakar harus dietrima,” ujarnya.

Alasan inilah kata dia, masuk semester II ini optimis kredit mobil tidak akan terganggu. Peluang membaiknya kredit mobil masih terbaca. Daya beli masyarakat optimis tumbuh. Karena itu, kredit masih jadi andalan setiap dealer untuk meningkatkan penjualan.

“Daya beli masyarakat turun, siapa yang akan membeli mobil. Jalan satu-satunya tentu dengan sistem kredit yang dipermudah,” ujarnya.

Menurut dia, pembelian mobil lewat kredit masih jadi andalan masyarakat menengah ke bawah. Banyak kemudahan dirasakan dengan kredit yaitu tidak perlu biaya tinggi karena dengan DP terjangkau sudah bisa membawa pulang kendaraan yang diinginan.

Sales Manager dealer mobil lainnya, Putu Mastra, mengatakan, permintaan mobil baru mengalami peningkatan karena adanya kredit biaya murah. Kenaikan angka penjualan tersebut, dipicu penggunaan mobil sebagai transportasi yang mudah pada saat ini.

“Belum adanya sarana transportasi masal menjadi alasan kenapa masyarakat beralih ke sepeda mobil. Selain harga mobil tergolong stabil saat ini,” jelasnya. (dik)