Semarapura (Bisnis Bali) – Dengan koordinasi yang baik, visi Kabupaten Klungkung menuju Klungkung yang unggul dan sejahtera akan tercapai. Selain itu, program-program yang dibuat di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, kebudayaan dan lainnya harus berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Kondisi ini menjadi sorotan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang memimpin Apel Paripurna di Lapangan Puputan Klungkung. Apel tersebut rutin digelar setiap bulan dan diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Selain itu, Suwirta juga menyoroti kedisiplinan dan rendahnya serapan anggaran. Karena itu ke depan, pihaknya minta seluruh ASN bekerja lebih giat, karena tugas akan lebih berat.

“Oleh karena itu, kedisiplinan seluruh ASN harus ditingkatkan, serta koordinasi antar OPD dan jajaran harus lebih intens,” tegasnya.

Pada kesempatan lain, Suwirta juga memimpin rapat staf lengkap yang dihadiri Sekda Gede Putu Winastra, para Asisten, Staf Ahli dan seluruh Kepala Perangkat Daerah (KPD). Rapat ini digelar untuk mengevaluasi serapan anggaran yang sangat rendah untuk 2018 ini.

“Berdasarkan laporan keuangan, serapan anggaran sangat rendah tahun ini. Hal ini karena bapak ibu bekerja dengan ketakutan serta dalam melaksanakan tugas berlindung dibalik kata netralitas,“ ungkapnya.

Dari total Anggaran Belanja Langsung dalam APBD Tahun 2018 adalah Rp 586,57 milyar, hingga Juni 2018 baru terealisasi Rp135,80 milyar atau 23,15 persen. (dar)