Penyaluran KUR Capai Rp57,61 T *Bali Sentuh Rp 2,24 Triliun  

415
Sosialisasi KUR di bilangan Sanur  

Denpasar (Bisnis Bali) –Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) mencatat, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 31 Mei 2018 mencapai Rp57,617 triliun atau 49,40 persen.

“Target yang telah terdistribusi ke penyalur mencapai Rp116,633 triliun yaitu kepada 2.201.005 debitur,” kata Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Ir. Yuana Sutyowati, M.M. setelah kegiatan sosialisasi KUR di Sanur, Jumat (29/6) kemarin.

Yuana mengatakan, bila dirinci KUR mikro mencapai Rp36,882 triliun kepada 2.059.000 286 debitur, KUR kecil Rp20,548 triliun kepada 129.727 debitur dan KUR TKI 0,186 triliun kepada 11.992 debitur.

“Data tersebut menunjukkan penyaluran KUR sangat menggembirakan,” katanya.

Sementara realisasi KUR di Bali, kata dia, mencapai Rp2,24 triliun kepada 59.477 debitur. Data tersebut menggambarkan program KUR sampai dengan 31 Mei 2018 telah berhasil membuka akses pembiayaan bagi lebih dari 2,2 juta UMKM yang selama ini belum bankable. Selain itu dengan adanya program KUR telah menambah sumber pembiayaan bagi UMKM di seluruh provinsi dan mengurangi ketergantungan UMKM dari rentenir.

Menurutnya, untuk mendorong percepatan penyaluran KUR inilah, pemerintah pusat mengambil langkah-langkah antara lain penambahan jumlah bank penyalur, perusahaan penjamin dan mengikutsertakan lembaga keuangan bukan bank, termasuk koperasi sebagai penyalur KUR.

“Kami juga berharap penyaluran KUR tahun ini bisa menyasar lebih banyak UMKM yang belum pernah mendapatkan KUR atau bukan penerima KUR selama ini,” harapnya.(dik)