Mulai Dibudidayakan di Buleleng Usaha Ternak Ayam Petelur Prospektif

336

Singaraja (Bisnis Bali) – Tingginya permintaan terhadap telur ayam, baik di pasar tradisional atau modern belakangan ini, membuat ternak ayam petelur menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan.

Bahkan saat ini sejumlah warga di Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng melihat peluang tersebut dengan mulai mengembangkan usaha peternakan ayam petelur.

Ketut Putra Adnyana salah satunya, usaha peternakan ayam petelur yang ditekuninya dari enam bulan lalu ini meskipun masih dalam skala kecil, namun keuntungan yang didapat cukup tinggi. Apalagi mengingat kebutuhan akan telur ayam selalu mengalami peningkatan, khususnya menjelang hari raya. “Ini baru pertama kalinya saya mencoba usaha ternak ayam petelur, jadi skalanya masih kecil baru 1.000 ekor,” tuturnya.

Ia menjelaskan, untuk mendapatkan hasil produksi telur ayam yang maksimal, dirinya memprioritaskan pada pemberian pakan dan jenis pakan khusus ayam petelur. Selain itu, suhu udara juga menentukan tingkat produktifitas ayam petelur tersebut. “Kebetulan suhu udara di desa Tajun yang berhawa sejuk karena maksimal suhu udara untuk ayam petelur sampai 33 derajat celcius,” tuturnya.  (ira)