Hingga 31 Desember 2018 Batas Waktu Penukaran 4 Pecahan Uang Kertas Lama

54

Denpasar (Bisnis Bali) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali siap melayani penukaran empat pecahan uang kertas lama sesuai Peraturan Bank Indonesia No. 10/33/PBI/2008 terkait pencabutan dan penarikan beberapa pecahan uang kertas rupiah.

Kepala KPw BI Bali Causa Iman Karana saat dihubungi di Sanur, Senin (25/6) kemarin mengatakan, sesuai Peraturan BI tersebut, terdapat empat pecahan uang kertas rupiah yang ditarik dari peredaran yaitu Rp10.000 tahun emisi (TE) 1998 dengan gambar muka pahlawan nasional Cut Nyak Dhien. Selanjutnya Rp20.000 TE 1998 dengan gambar muka pahlawan nasional Ki Hajar Dewantara. Ada pula Rp50.000 TE 1999 dengan gambar muka pahlawan nasional WR Soepratman dan pecahan Rp100.000 TE 1999 dengan gambar muka pahlawan proklamator Dr. Ir. Soekarno dan Dr. H. Mohammad Hatta, berbahan polymer.

“Bagi masyarakat yang masih memiliki uang pecahan emisi tersebut, masih dapat melakukan penukaran ke BI hingga 31 Desember 2018,” katanya.

Menurutnya, untuk penukaran uang di KPw BI Bali bisa dilakukan setiap Selasa pukul 09.00 hingga 12.00 wita. Selain di kantor BI Bali, masyarakat juga bisa menukarkan uang di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 di Art Center.

Cik biasa disapa menegaskan, BI secara rutin melakukan pencabutan dan penarikan uang rupiah. Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan antara lain masa edar uang, adanya uang emisi baru dengan perkembangan teknologi unsur pengaman (security features) pada uang kertas. (dik)