Hadapi Persaingan, Perajin harus Pintar Kombinasikan Warna

22

Singaraja (Bisnis Bali) – Desa Tigawasa Kecamatan Banjar Buleleng merupakan salah satu desa yang terkenal dengan anyaman bambu. Hampir sebagian masyarakatnya berprofesi menjadi perajin. Meskipun demikian, masing – masing perajin memiliki ciri khasnya tersendiri di dalam menghadapi persaingan, serta untuk dapat menarik minat konsumen.

Dengan bentuk dan model yang beragam, perajin  masih tetap memproduksi sokasi meski permintaan sudah mengalami penurunan.

Produk sokasi karya salah seorang perajin, Putu Indrayana, dari BB Craft Tigawasa salah satunya, memiliki produk dengan berbagai macam model dan bentuk yang dibuat oleh perajin.

Bahkan keunikan produknya ini juga memiliki nilai jual yang bervariasi berdasarkan tingkat kesulitan proses pembuatan sokasi maupun model. “Kami tentu ada ciri khas tersendiri, baik pinggirannya atau motifnya hingga bentuk kami memiliki cara tersendiri dari kami,” tuturnya. (ira)