DPD RI Pasek Suardika Sayangkan Anggaran Pilkada Bali belum Cair Rp 30 Miliar   

29

Denpasar (Bisnis Bali) – Anggota Komite I DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI, Gede Pasek Suardika menyayangkan belum cairnya anggaran Pilkada Bali sebesar Rp 30 miliar, padahal pencoblosan sudah di depan mata. Hal tersebut menurutnya, menjadi satu – satunya kasus dari 71 daerah se-Indonesia yang menggelar Pilkada.

“Permasalahan ini justru karena ulah  beberapa anggota DPRD  Bali yang karena tidak memahami pola kerja teknis Pemilu dengan baik, sehingga berbuntut pada kasus anggaran Pilkada sebesar Rp 30 miliar yang belum cair,” ungkap Pasek, saat Komite I DPD RI memantau sejumlah persiapan menjelang pemungutan suara di Kantor KPU Bali,  Renon Denpasar, Senin (25/6).

Dikatakan, tarik ulur terkait anggaran tersebut seharusnya tidak terjadi karena uang yang digunakan adalah uang rakyat dan yang sedang melaksanakan pesta demokrasi adalah rakyat. Pasek khawatir persoalan tersebut dapat mempengaruhi proses demokrasi yang sedang berjalan.

“Kalau khawatir dana tersebut akan digelapkan, ayo kita awasi bersama. Ada banyak lembaga pengawas yang akan memantau terkait penggunaan dana tersebut, jika di korupsi ya tinggal di KPK – kan saja. Kalau seperti ini, ini tidak benar,” ucapnya tegas. pur