BPR Antisipasi Kredit Bermasalah

306
BPR – Layanan transaksi di salah satu BPR yang ada di Bali. (kup)

Mangupura (Bisnis Bali) –Setelah liburan cuti bersama Lebaran, bank perkreditan rakyat (BPR) masih dihadapkan dengan kredit bermasalah. Oleh karena itu, BPR harus melakukan antisipasi dengan menyiapkan standard operating procedure (SOP) guna menangani kredit bermasalah (NPL).

Ketua Perbarindo Korcam Mengwi Abiansemal (Mas), IGW Dwisandita, Minggu (24/6) mengatakan, BPR masih perlu mengupayakan menangani kredit bermasalah. Hal ini guna menekan kredit bermasalah menjadi di bawah 5 persen.

Ia menjelaskan, rata-rata kredit bermasalah di BPR masih di kisaran 7 persen. NPL menunjukkan tingkat kesehatan BPR. “BPR tentu harus berupaya menurunkan angka NPL,” katanya.

Dipaparkannya, BPR harus mematangkan SOP guna penanganan kredit bermasalah. SOP harus baku dan jelas. “Dengan SOP yang baku dan jelas, tahapan penanganan kredit bermasalah akan berjalan sesuai sistem,” katanya. (kup)