Pasokan Terbatas Daging Ayam Melonjak Jadi Rp 40.000 per Kg

24

Denpasar (Bisnis Bali) – Sejak jelang Lebaran lalu, harga daging ayam mengalami kenaikan hingga Rp 40.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 37.000 per kilogram. Tingginya harga masih dirasakan saat ini yang dikarenakan pasokan terbatas.

Salah seorang pedagang daging ayam potong di Pasar Badung Cokroaminoto, Gusti Ayu Suhaeni mengatakan, permintaan cukup banyak namun pasokan ayam saat ini cukup sulit serta kualitas ayam pun lebih kecil. “Hingga saat ini harga masih tinggi dan belum ada tanda-tanda akan turun,” ungkapnya saat ditemui, Rabu (20/6) kemarin.

Diakuinya, untuk pembelian jenis ekoran dia masih bisa menurunkan yaitu Rp 38.000 per kilogram. Namun jika hanya membeli bagian tertentu, dijualnya Rp 40.000 per kilogram. Permintaan diakuinya meningkat terutama pada momen Lebaran lalu. “Hingga saat ini permintaan masih lebih ramai daripada hari-hari biasa,” ungakpnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh pedagang daging ayam lainnya, Ni Nyoman Sarni. Dia mengakui menjual daging Rp 40.000 per kilogram. Keadaan ini dikatakannya berlangsung cukup lama, sejak hari raya yang terjadi secara berurutan. Dia yang mengaku mendapatkan daging ayam dari suplayer tersebut juga mengatakan jika kedagangan ayam terbatas, sehingga cukup sulit baginya untuk mendapat pasokan saat ini. (wid)