Pembuatan Bibit Srikaya Jumbo

423

BIBIT srikaya jumbo di pasaran dibanderol mulai Rp 75 ribu hingga ratusan ribu tergantung ukurannya. Bibit yang dipasarkan biasanya menggunakan  teknik okulasi, karena hasilnya akan lebih identik dengan induknya.

Putu, karyawan toko tanaman buah Unggul di Jalan Hayam Wuruk Denpasar memaparkan, untuk membuat bibit, pertama yang harus disiapkan adalah batang bawah. Batang bawah ini dibuat dari biji srikaya yang kemudian disemaikan.

“Pertama ambillah biji dari buah yang sudah matang di pohon atau sudah tua. Kemudian cuci biji dan anginkan di tempat persemaian, jangan sampai terkena sinar matahari secara langsung karena akan mudah mati,” terangnya Minggu (17/6) kemarin, di Denpasar.

Setelah biji kering, kemudian tanam pada  media persemaian. “Untuk media semai terdiri atas campuran pupuk kandang dan  tanah dengan perbandingan 1:2. Pastikan kelembapan bibit di persemaian terjaga dengan baik,” tandasnya. Setelah bibit tumbuh setinggi 5 sampai 10 cm pindahkan ke dalam polybag.

Polybag yang digunakan sebaiknya memiliki diameter minimal 20 cm. “Media persemaian untuk polybag berbeda dengan media semai, yaitu menggunakan campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1,” ucapnya. Bibit batang bawah dari biji tersebut akan siap dilakukan perbanyakan vegetatif setelah berumur 6 sampai 12 bulan.

Namun perlu diperhatikan, buanglah bibit yang tumbuh tidak normal. Bibit yang tumbuh normal kemudian disambung dengan cabang entris dari pohon induk yang berbuah lebat dan unggul. “Cabang entris diambil dari cabang yang daun pucuknya mendekati tua bukan yang muda. Setelah batang bawah dan cabang entris siap, potong batang bawah pada ketinggian 10 hingga 20 cm,” paparnya. Kemudian belah batang bawah tersebut sedalam 3 cm dari permukaan dengan silet atau pisau yang tajam.  (pur)