PAS-Sutjidra Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah

17

Singaraja (Bisnis Bali) – Selama sebulan penuh umat Muslim menjalankan ibadah puasa. Selama sebulan itu pula, umat Muslim menahan lapar, amarah, emosi dan juga melatih kesabaran. Dengan dilaluinya proses ibadah puasa ini diharapkan dapat memberikan vibrasi positif khususnya untuk umat Muslim di Kabupaten Buleleng serta pada proses pembangunan di Buleleng.

Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) dan Wakil Bupati, Nyoman Sutjidra mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijiriah kepada seluruh umat Muslim.

Usaha yang sabar dan ikhlas dalam menjalani ibadah di bulan puasa memberikan arti positif dalam kehidupan sehari-hari. Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, namun juga menahan emosi, amarah, iri, dan dengki. Bulan Ramadhan juga sebagai momen untuk saling mengasihi sesama dan bersikap saling toleransi antar-umat beragama. Dengan seluruh rasa dan pelajaran dari bulan Ramadhan tersebut, seluruh proses ibadah puasa di Buleleng berjalan dengan aman, lancar dan nyaman. Setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan, momentum perayaan Hari Raya Idul Fitri menjadi titik awal tekad dan usaha untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera.

Bupati murah senyum dan terkenal dengan sebutan PAS ini, dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini mengajak seluruh umat Muslim pada khususnya dan masyarakat Buleleng pada umumnya untuk terus menerapkan konsep menyama braya dan menjaga persatuan. Hal ini diperlukan untuk menjaga kondusivitas Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali. Rasa saling menghargai dan tenggang rasa antar-umat beragama yang sudah berjalan baik selama ini di Kabupaten Buleleng agar terus ditingkatkan. ”Semoga perayaan Hari Raya Idul Fitri ini berlangsung secara khidmat dan kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Buleleng agar mengedepankan rasa tenggang rasa dalam perayaan kali ini,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengungkapkan, momen Hari Raya Idul Fitri digunakan sebagai landasan untuk terus berjabat tangan dan bersama-sama membangun Buleleng yang lebih maju dan sejahtera. Dengan rasa saling menghormati dan tenggang rasa antar-umat beragama, ini bisa membuat Buleleng menjadi lebih kuat, maju dan sejahtera. Selain itu, momen Idul Fitri juga untuk lebih meningkatkan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Dengan persatuan, Buleleng akan makin maju dan sejahtera melalui pembangunan yang dilakukan oleh seluruh elemen masayarakat serta seluruh umat beragama,” kata Sutjidra. (ad 0.673)