SMU dan Universitas Sumbang TPT di Bali, terlalu Pilih-pilih?

19

Pertumbuhan sektor pendidikan sektor pariwisata di Bali, tampaknya belum sepenuhnya mampu mengantarkan lulusannya masuk ke dunia kerja. Terbukti sejumlah jenjang pendidikan, salah satunya sekolah menengah umum (SMU) dari pencatatan BPS Bali menjadi penyumbang bagi tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Pulau Dewata. Apa sebabnya?

PROVINSI  Bali  sebagai  ikon  pariwisata  nasional  tidak  hanya  menjadi  daya  tarik  bagi  wisatawan yang  ingin  berlibur  ke  Bali,  juga  menjadi  daya  tarik  bagi  pencari  kerja  untuk  mengadu peruntungan.  Industri  pariwisata  yang  menjadi  motor  penggerak  perekonomian  di  Bali menyediakan  peluang  kerja  yang  menjanjikan  baik  bagi  penduduk  Bali  maupun  penduduk  luar  Bali. Meningkatnya  jumlah  penduduk  tidak  bisa  lepas  dari  kenyataan  tersebut,  yang  pada  gilirannya membawa  berbagai  persoalan  sosial  ekonomi  tersendiri,  salah  satunya masalah  ketenagakerjaan.

Kepala BPS Bali, Adi Nugroho mengungkapkan, hasil  survai  angkatan  kerja  nasional  (Sakernas)  Februari  2018  menunjukkan  terjadi  kenaikan angkatan  kerja.  Penduduk  yang  bekerja  mengalami  kenaikan  sementara  penduduk  yang menganggur  mengalami  penurunan, yakni dari  3.266.054  penduduk  usia  kerja,  2.607.288  orang tergolong  sebagai  angkatan  kerja.

“Dengan  kata  lain  tingkat  partisipasi  angkatan  kerja  (TPAK)  mencapai  79,83  persen.  Sementara  itu 658.766  orang  dari  penduduk  usia  kerja  tergolong    sebagai  bukan  angkatan  kerja, yaitu penduduk  usia  kerja  dengan  kegiatan  seminggu  yang  lalu  sekolah,  mengurus  rumah tangga,  dan kegiatan  lainnya,” tuturnya.

Dari  jumlah  angkatan  kerja  hasil  Sakernas  Februari  2018,  penduduk  yang  bekerja mencapai  2.584.943  orang  (99,14  persen).  sementara  hanya  0,86  persen  (22.345  orang  angkatan kerja  yang  menganggur.   Penduduk  yang  bekerja  pada  Februari  2018  naik  147.449  orang  bila  dibandingkan dengan  kondisi  Februari  2017  (mencapai  2.437.494  orang).  Demikian  juga  halnya  bila dibandingkan  dengan  penduduk  yang  bekerja  pada  Agustus  2017,  mengalami  kenaikan 186.636  orang  (Agustus  2017  mencapai  2.398.307  orang). (man)