Koperasi di Tabanan Berambisi Ikut Salurkan KUR

27
Rakerda Dekopinda Tabanan yang dibuka oleh Nyoman Wirna Ariwangsa. (man)

Tabanan (Bisnis Bali) – Kalangan koperasi di Kabupaten Tabanan berambisi ikut salurkan kredit program pemerintah dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dibandrol 7 persen. Kondisi tersebut di dadasari pada potensi yang ada di kalangan koperasi di Kabupaten Tabanan yang total mencapai 564 saat ini.

“Kami dorong koperasi di Tabanan yang memenuhi syarat untuk bisa mengakses sebagai penyelenggara penyalur KUR. Sebab, peluangnya ada, salah satunya berpatokan pada jumlah aset yang dimiliki. Namun, terkait itu, kini kami akan pelajari atau petakan lebih jelas lagi, menyangkut syarat penyalur KUR dan potensi koperasi yang ada di Tabanan saat ini,” tutur Ketua Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kabupaten Tabanan, Nyoman Wirna Ariwangsa, di sela-sela Rakerda Dekopinda Tabanan, Selasa (12/6).

Terangnya, tujuan KUR adalah baik untuk mempercepat pembangunan ekonomi di pedesaan dengan memberikan akses modal yang murah kepada UMKM. Di satu sisi, Koperasi merupakan lembaga memiliki tujuan yang sama dengan mengangkat potensi ekonomi anggota. Cuma, dalam pelaksanaannya ada perbedaan atau gap menyangkut sering suku bunga yang disalurkan.

Di sisi lain, jelas Wirna Ariwangsa yang juga merupakan Sekda Tabanan, Rakerda Dekopinda Tabanan kali ini menyangkut laporan keuangan dan menyusun rencana kerja 2018. Katanya, dari hasil laporan yang dibahas dalam Rakerda, mengenai target yang direncanakan sebagian besar sudah terlaksana. Tercermin dari misi pemberdayaan koperasi mengarah kepengembangan ekonomi, termasuk peningkatan volume usaha koperasi di Tabanan, dan secara kuantitas juga sudah berkembang maju. Begitu juga terkait koperasi yang memiliki fungsi sosial gotong- royong dan kebersamaan, akuinya, itu pun sudah semakin kompak dalam rangka ikut menunjang pembangunan ekonomi di Kabupaten Tabanan saat ini. (man)