Kredit Korporasi Kontraksi 1,15 Persen

23
Kepala KPw BI Bali Causa Iman Karana

Denpasar (Bisnis Bali) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali menyampaikan kredit korporasi pada triwulan I 2018 mengalami kontraksi 1,15 persen year on year (yoy), lebih rendah dibandingkan triwulan IV 2017 yang terkontraksi 0,15 persen (yoy).

“Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya kredit modal kerja di tengah kredit investasi yang sedikit terakselerasi dan kredit konsumsi yang membaik,” kata Kepala KPw BI Bali Causa Iman Karana di Renon, Rabu (6/6) kemarin.

Menurutnya, penurunan pertumbuhan kredit korporasi tersebut diiringi oleh penurunan kualitas kredit yang tercermin oleh peningkatan rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) dari 5,45 persen pada triwulan IV 2017 menjadi 6,33 persen pada triwulan I 2018.

Sementara itu, kredit perseorangan (rumah tangga) tumbuh 9,45 persen (yoy) pada triwulan I 2018, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya 8,89 persen (yoy).

“Akselerasi kinerja kredit rumah tangga tersebut, diikuti oleh penurunan kualitas kredit yang tercermin oleh peningkatan NPL,” ujarnya.

Menurut Cik biasa ia disapa, sementara untuk kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pada triwulan I 2018 tumbuh 8,66 persen yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya 7,30 persen (yoy). (dik)