Unggulkan  ’’Finishing’’ dan Motif, Permintaan Bokor Batok Kelapa tetap Tinggi

41

Singaraja (Bisnis Bali) – Kabupaten Buleleng terdapat banyak perajin bokor dengan berbagai motif dan ciri khas, baik terbuat dari aluminium, tembaga, fiber, stik, kayu dan masih banyak lainnya. Salah satu produk bokor yang hingga saat ini masih tetap eksis di pasaran dan memiliki nilai jual tinggi adalah bokor yang terbuat dari kayu dipadukan dengan batok kelapa. Produk yang satu ini dapat dijumpai di Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng.

Gede Merta Sariada, pemilik usaha UD Nyiur Indah sekaligus perajin bokor batok, ketika diwawancarai Bisnis Bali Selasa (5/6) mengatakan, meskipun persaingan perajin, khususnya bokor sudah sangat banyak ditemukan di Buleleng, namun produknya tetap bersaing di pasaran. Selain masih bertahan dengan bahan baku kayu juga mengungulkan ciri khas variasi bokor dengan serpihan batok (tempurung kelapa) dari dan sisi finishing, yakni hasil akhir produk bokor miliknya menyerupai bokor dari keramik.

Oleh karena itu, tidak heran produk bokor dari batok kelapa ini memiliki nilai jual tinggi di pasaran mulai Rp 50.000 per pcs untuk diameter 20 cm. (ira)