Kredit Bermasalah Dipicu Faktor Eksternal

15
BPR – Layanan transaksi di salah satu BPR yang ada di Bali.  (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Fluktuasi pertumbuhan ekonomi berdampak pada perkembangan industri perbankan, khususnya bank perkreditan rakyat (BPR). Terjadinya peningkatan kredit bermasalah di BPR, disebabkan faktor eksternal.

Ketua Yayasan Perbarindo Bali, Nyoman Sunarta, Selasa (5/6) mengatakan, perlambatan ekonomi memang sudah dirasakan sejak 5 tahun terakhir. Hanya saja BPR sudah banyak melakukan upaya ekspansi maupun perluasan kantor kas termasuk kantor cabang.

Ia menjelaskan, kondisi ini diikuti dengan adanya erupsi Gunung Agung termasuk aksi terorisme yang memancing beberapa negara mengeluarkan travel advice untuk Indonesia. Kondisi ini diharapkan tidak berdampak langsung dengan pariwisata Bali.

Dipaparkannya, sebagaimana diketahui sektor pariwisata menjadi lokomotif perekonomian Bali. Kondisi erupsi Gunung Agung diharapkan tidak berdampak signifikan pada ekonomi Bali. Kenyataan angka kredit bermasalah (NPL) BPR mengalami peningkatan. (kup)