Auditor Independen Minim, Kendala Sertifikasi Usaha Pariwisata

42
PELATIHAN – Suasana pelatihan auditor usaha hotel dan jasa pariwisata yang dilaksanakan Papindo Bali. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Guna meningkatkan profesionalisme, setiap usaha pariwisata wajib disertifikasi auditor independen. Saat ini jumlah auditor independen di Bali masih minim, sehingga menjadi kendala dalam sertifikasi usaha pariwisata.

Kadispar Bali, AA Gede Yuniarta Putra di sela-sela pelatihan auditor hotel yang diselenggarakan Perkumpulan Auditor Usaha Pariwisata Indonesia  (Papindo) Bali, Sabtu (2/6) mengatakan, sangat mengapresiasi pelatihan auditor usaha hotel dan jasa pariwisata untuk menambah jumlah auditor independen di Bali.

Ia menambahkan, saat ini masih sangat minim jumlah auditor subsektor di bidang pariwisata yang tersertifikasi. Oleh karena itu, melalui pelatihan auditor ini mampu menjawab permasalahan tersebut.

Yuniartha Putra menjelaskan, keberadaan asosiasi Papindo merupakan asosiasi khusus para auditor. Asosiasi auditor ini akan menjadi partner pemerintah dalam melakukan audit terhadap semua usaha di sektor pariwisata.

Senada dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Luh Made Wiratmi. Ia mengatakan, kegiatan pelatihan auditor akan mendukung Papindo Bali dalam mencetak auditor hotel serta usaha pariwisata yang berkualitas. Upaya ini selaras dalam rangka mewujudkan Bali sebagai destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan sesuai standard internasional. (kup)