Peringatan Lahirnya Pancasila Ke-73 di Badung  Presiden: Semangat Bersatu, Berbagi, dan Berprestasi

339
istPANCASILA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Inspektur Upacara pada apel Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Jumat (1/6) kemarin.

Mangupura (Bisnis Bali) – Selama 73 tahun, Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia. Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Pancasila sudah menjadi rumah kita yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Insya Allah sampai akhir zaman, Pancasila akan terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia.

Demikian sambutan Presiden RI Joko Widodo yang dibacakan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku inspektur upacara pada apel Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Jumat (1/6) kemarin. Selaku Komandan Upacara, Pasi Ops Kodim 1611/Badung Kapten Inf. Made Winaya.
Presiden Joko Widodo menekankan, Peringatan Hari Lahirnya Pancasila setiap 1 Juni harus dimanfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila. “Marilah kita terus amalkan warisan mulia para founding fathers ini untuk kemajuan bangsa, dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia, ” jelas Presiden.

Dijelaskan Presiden, negara maupun di dunia akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bineka dan majemuk. Seringkali kemajemukan ini juga dibayang-bayangi oleh risiko intoleransi, ketidakbersatuan dan ketidakgotongroyongan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam Berbhinneka Tunggal Ika, dalam bertoleransi serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Presiden menyampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada founding fathers atas warisan luhur Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila yang kita nikmati saat ini. Juga kepada generasi-generasi berikutnya yang telah menanamkan pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Presiden mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian. Semangat bersatu, berbagi, dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya.
Usai upacara, Wabup Suiasa menyampaikan, peringatan lahirnya Pancasila harus dimaknai dengan kembali memperkuat rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia yang majemuk. Untuk itu segala perbedaan dan keanekaragaman selalu kita kumandangkan semangat Bhinneka Tunggal Ika sehingga harus kembali menyadari setulus-tulusnya bahwa kemerdekaan dan terbentuknya NKRI adalah ikatan persatuan dan kesatuan di dalam keanekaragaman baik dalam konteks sebagai suku bangsa serta bahasa. “Jadi ini menjadi penting, pada zaman globalisasi ini dan teknologi Informasi, maka jalinan persatuan dan kesatuan kita setitikpun tak boleh pudar sebagai pengikat kita dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” kata Suiasa.
Upacara Peringatan Lahirnya Pancasila diikuti Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta Wakil Ketua dan anggota DPRD Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Badung, kepala perangkat daerah dan ASN di lingkungan Pemkab Badung, TNI/Polri serta para pelajar. (ad 0631)