Peringatan Hari Kelahiran Pancasila Gianyar Aman dari Gangguan Radikalisme

19
Peringatan Hari Kelahiran Pancasila di Lapangan Astina Gianyar, Jumat (1/6). (kup)

Gianyar (Bisnis Bali)- Peringatan hari kelahiran Pancasila yang digelar tepat pada 1 Juni tahun 2018 ini  terasa lebih menggetarkan dari sebelumnya. Dalam amanatnya, Presiden RI Joko Widodo menekankan kepada seluruh masyarakat untuk tetap bertahan mengamalkan Pancasila.  Di tengah dashyatnya upaya ideologi lain untuk menggeser ideologi negara saat ini.

”Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa selama 73 tahun negara merdeka,” ucap Inspektur Upacara Letkol Asep Noer Rochman membacakan amanat presiden di Lapangan Astina Gianyar, Jumat (1/6).

Dandim 1616 Gianyar itu melanjutkan, Pancasila adalah berkah indah dari semesta untuk bangsa Indonesia. Secara jelas, seluruh komponen pendiri bangsa duduk bersama untuk menciptakan negara yang kokoh sampai saat ini. “Kita sebagai generasi muda, tinggal melanjutkan apa yang sudah diwariskan,” ucapnya.

Semboyan Bhineka Tunggal Ika nyata adanya, negara ini terdiri dari 714 suku, 1.100 bahasa, dan 17 ribu pulau. “Jangan hamburkan energi untuk perpecahan. Lakukan lompatan besar menciptakan generasi unggul, berbagi, dan berprestasi,” tegas Inspektur Upacara.

Ditemui usai memimpin apel, Dandim 1616 Gianyar Letkol Asep mengatakan, dalam situasi seperti sekarang, sangat rentan masyarakat termakan mentah-mentah dengan berita hoax di media sosial. Isu yang dihembuskan para kriminal cyber tentang faham selain Pancasila sangat berbahaya. (kup)