Denpasar (Bisnis Bali) –  Kebaya berbahan sutra ceruty belakangan ini semakin miliki pasar. Pasalnya, varian ini cukup lembut dan nyaman dipakai. Selain itu, seratnya bertekstur elastis serta material ceruty lebih banyak mengandung sutra dibandingkan chiffon dan hycon, yang membuat tampilannya lebih mewah.

Hal itu diungkapkan Riska, salah seorang pengelola butik kebaya, di kawasan Denpasar, Jumat (1/6). “Hingga kini kami masih mengandalkan kebaya berbahan sutra ceruty,” ujarnya.

Lanjutnya, varian ini cenderung digemari konsumen sebagai bahan kebaya karena lebih mudah dipakainya,’’ ujarnya. Di samping itu, bahan ini cukup lembut dan nyaman dipakai. Pasalnya, seratnya bertekstur elastis serta material ceruty lebih banyak mengandung sutra dibandingkan chiffon dan hycon, yang membuat tampilannya lebih mewah.

‘’Kebaya merupakan pakaian khas yang diakui secara nasional dan daerah dengan warna, desain dan motif-motif yang kian beragam serta kaya inovasi,’’ ungkapnya.

Katanya, produsen kebaya saat ini fokus mengerjakan kebaya modifikasi, sehingga membuat persaingan usaha kebaya yang bersegmen pasar ekonomi menengah ke atas cukup ketat.

‘’Kebaya modifikasi saat ini menjadi salah satu fashion, yang banyak diminati oleh semua kalangan wanita, yakni selain dipakai untuk sembahyang, juga untuk menghadiri acara pernikahan, hingga acara wisuda,’’ jelasnya. (aya)