Bali Aman, Kegiatan Konvensi Jalan Terus

17
MICE - Pelaksanaan MICE yang diselenggarakan di Bali. (kup)

Sektor pariwisata sangat rentan dengan masalah-masalah kamtibmas khususnya terorisme. Sejauhmana peran keamanan dengan pelaksanaan konvensi (MICE) internasional di Bali?

SITUASI keamanan Indonesia sempat terganggu akibat kejadian pengeboman seperti di Surabaya. Ini tentu akan berpengaruh signifikan terhadap sektor pariwisata Indonesia.
Ketua INCCA Bali IB Surakusuma mengatakan, wisatawan sangat mendambakan kondisi yang aman dan kondusif tatkala mengunjungi daerah tujuan wisata. Ini termasuk pelaksanaan MICE khusus meeting dan konvensi membutuhkan suasana yang aman dan nyaman.
Konsul Kehormatan Polandia untuk Bali ini menjelaskan, ketenteraman dan keamanan Indonesia diharapkan segera pulih. Ini berkaitan event-event berskala internasional khususnya yang dilaksanakan di Bali bisa berlangsung aman.
Dicontohkannya, pelaksanaan konvensi IMF-World Bank akan tetap dilaksanakan di Bali. Delegasi dari berbagai negara dipastikan akan tetap hadir.
Ia meyakini kepala negara dan pejabat dari berbagai negara akan hadir. Untuk itu, aparat keamanan wajib memastikan keamanan pariwisata Bali tetap kondusif.
Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Wilayah Bali, Putu Anom mengatakan, dengan peristiwa tragedi bom ini sudah ada beberapa negara  mengeluarkan travel advice kepada warga negaranya untuk berhati-hati berkunjung ke Indonesia dan tentu termasuk Bali sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia.
Dipaparkannya, event pariwisata di Bali sangat potensial mengembangkan wisata MICE dan berbagai jenis pariwisata konvensional dan berbagai jenis wisata lain.  (kup)