Pemkab Gianyar Gelontorkan 60 Ekor Bibit Babi

23
Wanita rawan sosial ekonomi yang berasal dari tiga desa yakni, Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati; Desa Lodtunduh, Kecamatan ubud, dan Desa Bresela, Kecamatan Payangan, menerima bantuan bibit babi betina. (kup)

Gianyar (Bisnis Bali) – Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Sosial kembali menggelontorkan bantuan berupa bibit babi betina kepada 25 wanita rawan sosial ekonomi yang berasal dari tiga desa yakni, Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati; Desa Lodtunduh, Kecamatan ubud, dan Desa Bresela, Kecamatan Payangan, Rabu (16/5) lalu. Untuk masing-masing orang menerima dua ekor bibit babi betina.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, I Made Watha, diawali dari Desa Singapadu Kaler. Selain menyerahkan bantuan kepada wanita rawan sosial ekonomi, Dinas Sosial bekerja sama dengan K3S kabupaten Gianyar menyerahkan bantuan serupa kepada lima warga kurang mampu.  Jadi total bantuan bibit babi betina yang diserahkan hari ini sebanyak 60 ekor.

Kepala Dinas Sosial, I Made Watha mengatakan, bantuan berupa bibit babi betina ini merupakan program tahunan yang dilaksanakan sejak 2014. Berdasarkan data per 2017, di Kabupaten Gianyar terdapat sebanyak 873 wanita rawan sosial ekonomi yang menjadi tulang punggung keluarga dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Namun, dari jumlah tersebut tidak seluruhnya terdaftar sebagai penerima bantuan.

Sejak 2014 hingga saat ini, sebanyak 125 wanita rawan sosial ekonomi telah menerima bantuan, sisanya akanya diberikan secara bergilir tiap tahunnya.
“Sebelumnya kami lakukan klarisifikasi ke lapangan berkerja sama dengan pihak Desa, bantuan ini, kami fokuskan pada warga kurang mampu dan yang betul-betul layak menerima bantuan,” kata Made Watha. (kup)