BI 7 DRR Naik, Bunga Kedit Optimis tak Naik

23

Mangupura (Bisnis Bali) – Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate (7DRR) 25 basis poin menjadi 4,50 persen dari sebelumnya 4,25 persen. Naiknya BI 7 DRR diyakini tidak membuat bank segera menaikkan suku bunga kreditnya.

Ekonom dari Institute for Development of Economic and Finance (INDEF), Bhima Yudistira Adhinegara di Kuta mengatakan, perbankan tidak akan menaikkan suku bunga kredit karena mereka akan memerlukan transisi tiga sampai lima bulan. Selain itu, likuiditas perbankan masih bagus sehingga responnya akan lama jika berpikiran segera akan menaikkan suku bunga kredit.

“Buat apa juga bank menaikkan suku bunga kredit karena tujuan kenaikan BI 7 DRR untuk mengendalikan stabilitas likuiditas,” ujarnya.

Bhima melihat beberapa perbankan saat ini juga tidak lagi fokus pada pembiayaan kredit karena banyak bank kini menempatkan pada surat utang mengingat bunga lebih menarik dibandingkan kredit. Di sektor usaha pun saat ini pertumbuhannya agak melambat sehingga bank ketika siap menyalurkan namun pengusaha tidak siap menerima pinjaman baru.

“Ini membuat bunga kredit tidak segera naik,” tegasnya.(dik)