TPID Badung Gelar ”High Level Meeting” Antisipasi Kenaikan Harga Menjelang Hari Besar Keagamaan

35
 istTPID - Wabup Suiasa saat menghadiri high level meeting TPID di ruang Nayaka Gosana Puspem Badung, Kamis (17/5) kemarin.

Mangupura (Bisnis Bali) – Pada Mei dan Juni 2018 akan dilaksanakan perayaan hari besar keagamaan, yaitu hari Raya Galungan, Kuningan, Puasa dan Lebaran. Selain itu kemungkinan terjadinya peningkatan kunjungan wisatawan karena liburan sekolah dan penyelenggaraan IMF Annual Meeting bulan Oktober 2018. Adanya perayaan hari besar keagamaan dan even-even tersebut, cenderung akan terjadi peningkatan permintaan, sehingga dapat mendorong terjadinya kenaikan harga.

Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung melaksanakan koordinasi berupa high level meeting yang dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Dewa Made Apramana, serta Kabag Perekonomian AA Sagung Rosyawati, di ruang Nayaka Gosana Puspem Badung, Kamis (17/5) kemarin.
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dalam arahannya menyampaikan, pengendalian inflasi tahun 2018 dihadapkan pada tantangan inflasi yang makin berat, mengingat adanya sejumlah risiko pengendalian inflasi seperti masih tingginya ketergantungan bahan pangan dari luar Badung dan bahkan dari luar Bali untuk memenuhi kebutuhan di Kabupaten Badung. Peningkatan permintaan seiring dengan adanya perayaan hari besar keagamaan, yaitu Hari Raya Galungan, Kuningan, Puasa dan Lebaran. Peak season kunjungan wisatawan pada saat liburan sekolah dan akan diselenggarakannya IMF Annual Meeting pada Oktober 2018. Saat ini stabilitas keamanan terganggu oleh adanya aksi terror di beberapa daerah yang juga berdampak terhadap terganggunya situasi keamanan di Bali, yang dapat mengakibatkan terganggunya distribusi barang. Menghadapi kondisi tersebut TPID Kabupaten Badung harus dapat melakukan langkah-langkah strategis, terutama mengantisipasi peningkatan permintaan barang pada saat hari besar keagamaan dan pada saat peak season, antara lain diperlukan peningkatan koordinasi dan sinergitas dengan pihak terkait dalam rangka menjaga ketersediaan dan kestabilan harga. Persediaan pasokan produksi pertanian, seperti beras dan bahan pangan lainnya dengan bekerja sama dengan Bulog. Diperlukan keikutsertaan para pelaku usaha dalam menjaga harga agar tetap stabil.
Suiasa menyampaikan, action plan dalam rangka menjaga stabilitas harga menjelang hari raya keagamaan adalah pemantauan ke gudang-gudang penyimpanan dan sidak pasar untuk memastikan kelancaran suplai dan adanya kesediaan barang. Pelaksanaan pasar murah pada tempat-tempat strategis dan penjualan barang yang sesuai kebutuhan masyarakat untuk keperluan hari raya. Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan melakukan koordinasi dan mengimbau para supermarket atau distributor atau pedagang besar untuk menyediakan program diskon dan tidak menaikkan harga yang tidak wajar. Memastikan kelancaran pasokan BBM dan energi selama hari raya keagamaan dan peak season. Dinas Perhubungan membantu keamanan dan kelancaran distribusi barang dan angkutan orang. Menindak tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan penimbunan barang dan pengoplosan elpiji bersubsidi yang dapat mengakibatkan kelangkaan pasokan. Strategi pembentukan ekspektasi/persepsi agar masyarakat tidak resah melalui siaran pers, guna memberikan imbauan moral terkait kecukupan stock pangan dan agar masyarakat tidak membeli barang secara berlebihan. (ad 0562)