4 Tahun Terakhir, Investor Pasar Modal pun Meningkat

27

Masyarakat di Pulau Dewata makin melirik investasi di pasar modal. Itu terlihat sejak 2014 hingga kuartal I 2018, jumlah investor Bali terus mengalami peningkatan. Kenapa dan berapa banyak ?

KANTOR Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Bali mencatat jumlah single investor identificator (SID) setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada 2014 mencapai 5.343 investor, kemudian pada 2015 naik menjadi 6.484 investor, 2016 menjadi 8.499 investor, 2017 menjadi 10.729 investor dan terbaru kuartal I 2018 tembus 11.999 investor.

Meningkatnya jumlah investor di Bali empat tahun terakhir ini juga terjadi di jumlah sub rekening efek (SRE) yang ikut mengalami kenaikan. Pada 2014 SRE mencapai 6.272 rekening naik pada 2015 menjadi 7.651 rekening, 2016 naik lagi 10.158 rekening, 2017 menjadi 12.643 rekening dan kuartal I 2018 menjadi 14.206 rekening.

BEI Bali juga menunjukkan penyebaran jumlah investor juga kian merata di beberapa kabupaten/kota di daerah ini, meski Badung dan Denpasar masih mendominasi tinggi jumlah investor. Jumlah investor di Kota Denpasar pada April 2018 mencapai 6.518 orang naik dari Maret 2018 yang mencapai 6.403 orang. Selanjutnya disusul Badung menjadi 2.101 orang, Gianyar 812 orang, Tabanan 771orang, Buleleng 700 orang dan Jembrana menjadi 313 orang.

Sementara kabupaten lainnya juga mengalami kenaikan, seperti Karangasem naik menjadi 309 orang, Klungkung 298 orang dan Bangli 177 orang. (dik)