Peluang Kerja Spa Terbuka di LN, Tantangan PJTKI Tingkatkan Layanan

89
JAGA KUALITAS - Owner PT Astika Dharma,yang menaungi LPK Astika Dharma, Putu Pastika Dharma bersama istri (Dewi Karmi) senantiasa komitmen mencetak terapis profesional yang siap saing di LN. (gun)

Mangupura (Bisnis Bali) –  Peluang kerja di luar negeri khususnya bidang spa saat ini cukup terbuka. Hal ini bukan saja peluang namun juga tantangan bagi lembaga pelatihan keterampilan (LPK) juga perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) dalam pelayanan kepada calon naker Indonesia (TKI).

Owner PT. Astika Dharma, yang menaungi LPK Astika Dharma, Putu Pastika Adnyana, S.H., bersama Dewi Karmi yang tiada lain adalah sang istri tercinta  Selasa (15/5) menyampaikan dalam mempersiapkan skill – nya para generasi muda agar bisa memenuhi standar internasional sehingga bisa bersaing secara kompetitif di pasar bebas. Terutama skill bidang spa yang cukup dicari perusahaan – perusahaan terkait disejumlah negara di dunia. Spa Bali yang dikenal memiliki kekhasan adalah salah satu daya tarik sekaligus kekuatan yang harus diangkat kepermukaan untuk mampu bersaing dan mengisi peluang kerja yang terbuka tersebut. Tak hanya skill yang mumpuni namun juga sertifikasi yang diperlukan sehingga dengan kelengkapan legalitas para TKI bisa menikmati kenyamanan dan keamanan dalam berjuang di luar negeri. LPK Astika Dharma komitmen untuk menyiapkan terapis yang berkualifikasi profesional sehingga dipastikan diterima di LN.

Lebih lanjut dikatakannya, seperti lembaga kursus dan pelatihan yg mempunyai akreditasi  memiliki peran strategis terkait penyiapan sumber daya manusia (spa) Bali yang profesional dan berstandar kompetensi yang diperlukan negara tujuan TKI.

Katanya, sementara ini kalau berangkat ke luar negeri mereka masih mencari jalur sendiri.  Hanya sertifikasi dari tempatnya  memang sudah jadi jaminan kualitas kemampuan untuk diterima di LN. ” Urusan kerja ke luar negeri kami sebatas mengenalkan dengan perusahaan yang membutuhkan di luar negeri dengan pencari kerja, ” imbuh Pastika Adnyana.(gun)