Pelaku Pariwisata Bali Diminta Waspadai Ancaman Terorisme

23
TERORIS - Aksi terorisme di Surabaya belum signifikan berdampak terhadap pariwisata Bali.  (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Menyikapi aksi terorisme yang terjadi di Surabaya, beberapa negara termasuk Amerika dan Australia sudah mengeluarkan travel advisory bagi warganya yang akan bepergian ke Indonesia. Walaupun belum terlihat dampaknya secara nyata, pelaku pariwisata diminta tetap waspada terhadap kemungkinan ancaman terorisme.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, AA Gede Yuniartha Putra Selasa (15/5) mengatakan, beberapa negara mengeluarkan peringatan baik travel advisory maupun travel warning terhadap warga negara yang akan bepergian ke Indonesia. Imbauan dari beberapa negara terhadap warganya dinilai sangat wajar akibat dampak terjadi aksi terorisme yang terjadi di Surabaya.

Ia menjelaskan, pasar pariwisata sangat sensitif dengan isu terorisme. Pemerintah bersama aparat keamanan diharapkan bisa cepat menangani aksi terorisme sehingga keamanan di Surabaya segera kondusif.

Dipaparkannya, keamanan di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Bali diharapkan bisa tetap kondusif dan terbebas dari ancaman terorisme. Sampai saat ini pariwisata Bali belum signifikan merasakan dampak aksi terorisme di Surabaya.  (kup)