Lestarikan Budaya lewat Penguatan Ekonomi Desa Pakraman ”Workshop” Wirausaha Masuk ke Desa-desa

23

BADAN Kerja Sama (BKS) LPD Provinsi Bali bekerja sama dengan Kelompok Media Bali Post khususnya Harian Bisnis Bali, menggelar workshop kewirausahaan yang melibatkan masyarakat desa pakraman se-Kecamatan Tegalalang, Gianyar. Kegiatan yang dilakukan di Banjar Pujungkaja, Desa Adat Talepud, Jumat (11/5) kemarin, juga menghadirkan bendesa adat se-Kecamatan Tegalalang, ibu-ibu PKK serta dihadiri beberapa undangan di antaranya Kepala LPD se-Kabupaten Gianyar, BKS-LPD Provinsi Bali dan BKS-LPD Kabupaten Gianyar beserta LP-LPD Provinsi dan Kabupaten Gianyar.

Pengusaha yang hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu CEO Toya Grup, Ayu Saraswati, Ketua LKP Agung, Dr. Dra. AA Ayu Ketut Agung, M.M. serta Pimpinan Kelompok Media Bali Post, Satria Naradha yang memberikan pengetahuan di bidang kewirausahaan kepada masyarakat. Di samping itu, kehadiran pemucuk LPD juga memberikan pengetahuan serta dukungan terhadap akses permodalan bagi masyarakat.

Ketua BKS LPD Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si, di sela-sela acara mengatakan, kerja sama BKS LPD yang menghadirkan pelaku usaha tersebut bertujuan membangkitkan dan mengembangkan wirausaha di pedesaan. Dijelaskannya, keberadaan LPD yang memiliki peran penting dalam pelestarian budaya, seni dan agama melalui penguatan perekonomian desa pakraman tentu menjadi sebuah kewajiban menyelenggarakan kegiatan serupa.

“Ini merupakan realisasi dari salah satu program kami, bagaimana peran LPD di desa pakraman untuk menumbuhkan  wirausaha dengan modal yang dimiliki. Tentu tujuan utamanya yaitu membantu  meningkatkan perekonomian desa pakraman,” jelasnya.

Lebih lanjut Cendikiawan mengatakan, dengan mendatangkan pelaku usaha dalam kegiatan tersebut dapat dijadikan bekal bagi masyarakat. Di samping memberikan motivasi dan tata cara pengelolaan usaha yang baik, masyarakat juga diberikan bekal ilmu tata risa dengan menghadirkan pakar kecantikan di Bali. “Dengan kedatangan langsung dari pemilik Salon Agung yang memberikan ilmu tata rias, diharapkan mampu dikembangkan oleh masyarakat nantinya menjadi sebuah usaha. Perkembangan usaha itu tentunya akan didukung oleh lembaga keuangan desa pakraman yaitu LPD,” jelasnya. (wid)