Klaim JKK di Bali Dominan Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

29
Novias Dewo Santoso

Denpasar (Bisnis Bali) Pembayaran klaim jaminan kecelakaan kerja (JKK) di Bali hingga triwulan I/2018 banyak terjadi di ruang lingkup lalu lintas. Umumnya kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi saat tenaga kerja berangkat dan pulang kerja.

“Tenaga kerja harus mengetahui jika JKK memberikan kompensasi atau perlindungan jaminan sosial bagi mereka yang mengalami kecelakaan pada saat mulai berangkat bekerja sampai tiba di rumah atau menderita penyalit akibat hubungan kerja,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali-Denpasar, Novias Dewo Santoso di Sanur, Kamis (10/5).

Menurutnya, hingga Maret 2018 klaim kecelakaan kerja yang sudah dibayarkan mencapai 165 kasus dengan besaran Rp 3,18 miliar. Diakui, tenaga kerja maupun perusahaan pemberi kerja masih banyak yang belum tahu ruang lingkup yang termasuk kecelakaan kerja, padahal edukasi dan sosialisasi baik melalui website dan kanal-kanal informasi sudah sering diberikan.

Tenaga kerja maupun perusahaan yang mendaftarkan karyawannya sebagai peserta JKK maka ketika ada karyawan mengalami kecelakaan kerja, bisa segera membawa atau menghubungi RS kerja sama. Semua biaya perawatan pengobatan tidak perlu bayar uang muka dulu karena dengan menjadi peserta JKK sudah bisa dilayani sampai sembuh. (dik)