Jelang Pertemuan IMF-WB Cegah Kebocoran Air, ”Standby”-kan Rekanan

23

Mangupura (Bisnis Bali) – Pasokan air menjelang pertemuan International Moneter Found (IMF) dan World Bank (WB) di Nusa Dua, Badung dipastikan aman. PDAM pun telah melakukan berbagai persiapan terutama menjaga pasokan air tetap aman.

Saat ditemui di kantornya bilangan Bedahulu Denpasar, Selasa (8/5) kemarin, Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung Ketut Golak, S.H. menyatakan, pihaknya sangat siap menyukseskan pertemuan internasional terutama yang terkait dengan kebutuhan air. “Kami pastikan pasokan air aman,” tegas mantan Dirut PD Pasar tersebut.

Untuk menjaga stabilitas pasokan air, tegasnya, PDAM telah melakukan kajian terhadap produksi air. Saat ini, produksi air di PDAM Badung dalam kondisi sangat aman. Air baku ini berasal dari Estuari Dam dengan kapasitas 500 liter per detik, Belusung 400 liter per detik. Pasokan lainnya datang dari Spam Petanu dan Yeh Penet. “Dari kebutuhan 1.400 liter per detik, sumber air baku justru melebihi kebutuhan,” tegasnya.

Selain melihat produksi, tegas Golak, pihaknya juga menyiapkan tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk menindaklanjuti keluhan yang ada selama perhelatan internasional tersebut berlangsung. Cukupkah? Ternyata belum, pihak PDAM juga men-standby-kan rekanan untuk menanggulangi seandainya terjadi kebocoran jaringan air. “Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, kami yakin pasokan air aman,” tegasnya lagi. (sar)