Investor dan Pekerja Asing Rambah Sektor Pariwisata

32
PELUANG - Banyak peluang kerja di sektor pariwisata termasuk pemandu wisata diisi pekerja dari luar. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Investor luar makin banyak yang menguasai sektor jasa pariwisata yang tumbuh dan berkembang di Bali. Di samping itu, pekerja asing kini juga mulai merambah peluang kerja di sektor pariwisata, sehingga menurunkan peluang tenaga kerja lokal.

Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI)Wilayah Bali, Putu Anom, Senin (7/5) mengungkapkan, keindahan alam yang mempesona sinergi dengan tempat-tempat ibadah (pura) umat Hindu Bali. Ini dengan praktik ritualnya yang mampu memberikan vibrasi positif pada alam dan manusia Bali.

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut  tidak sejalan dengan kesejahteraan masyarakat atau krama Bali khususnya umat Hindu sebagai pendukung budaya Bali yang bersumber dari nilai-nilai  luhur agama Hindu. Beberapa faktor penyebabnya antara lain sebagian besar industri pariwisata skala menengah ke atas dimiliki investor luar Bali. “Hal ini tentunya pendapatan sektor pariwisata kembali mengalir ke luar Bali,” katanya.

Anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung ini memaparkan, masyarakat lokal Bali kebanyakan hanya sebatas sebagai karyawan yang menduduki jabatan level menengah ke bawah dan hanya sebatas memperoleh gaji atau upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di perusahaan.

Lebih lanjut dikatakannya, ketatnya persaingan  memperoleh pekerjaan di industri pariwisata karena Bali telah dibanjiri pekerja dari luar Bali. Walaupun kualitas SDM Bali masih bisa diandalkan baik prestasi kerjanya maupun keunggulan etika dan kejujurannya. (kup)