PDAM Tirta Mangutama Badung Raih ”Top BUMD Award 2018”

23

Mangupura (Bisnis Bali) – Prestasi gemilang dilarih PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung di kancah nasional. Tahun ini perusahaan “plat merah” di gumi keris tersebut  meraih Top BUMD Award 2018 dari Majalah BusinessNews Indonesia bersama Asia Business Research Center di Rafflesia Grand Balai Kartini, Jakarta, Kamis (3/5).

Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung, Ketut Golak didampingi  Dirum PDAM Tirta Mangutama, Ida Ayu Eka Dewi Wijaya, Jumat (4/5) lalu mengatakan,  penghargaan yang diraih ini adalah bagian dari upaya manajemen untuk berbenah ke pelayanan lebih baik. “ Ini adalah sebuah pengakuan dari masyarakat untuk menampilkan pelayanan yang lebih baik. Semoga dengan diraihnya penghargaan ini semangat pelayanan PDAM Badung terus meningkat,” ujarnya.

Dijelaskan, diraihnya penghargaan nasional ini, juga memberikan dorongan  positif  untuk memberdayakan sumber daya manusia  dalam pelayanan yang lebih baik. “Ini juga bagian kontribusi kita terhadap pembangunan di Kabupaten Badung di semua sektor,” paparnya.

Sementara M. Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara Top BUMD 2018 memaparkan,  peserta Top BUMD 2018 disaring dari lebih 2.000-an BUMD di seluruh Indonesia. Kemudian diseleksi menjadi 200 BUMD finalis. Dari finalis tersebut, 150 BUMD finalis yang mengikuti proses penilaian lanjutan secara lengkap. Jumlah peserta ini, meningkat 42,1 persen dibanding tahun lalu yakni 79 BUMD finalis yang mengikuti proses penilaian secara lengkap. Di sini, kata Lutfi, sejumlah lembaga penilai dan konsultan yang ikut sebagai penilai ada beberapa, antara lain Asia Business Research Center, Alvara, Sinergi Daya Prima, PPM Manajemen, Melani K. Harriman Associates, dan lain-lain. “Setiap peserta yang mengikuti penjurian, mendapatkan feedback/ nilai tambah berupa masukan dan saran saran dari Dewan Juri auntuk perbaikan pengelolaan usaha pada masa yang akan datang,”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, melihat besarnya manfaat yang dapat diperoleh bagi BUMD dan pemerintahan daerah, pihaknya menyayangkan jika ada BUMD yang tidak mengikuti kegiatan Top BUMD, karena melalui kegiatan ini, setiap BUMD berkesempatan untuk mendapatkan feedback, masukan, dan saran dari Dewan Juri. “Banyak proses pembelajaran di dalamnya. Untuk itu, sekiranya berkenan, diharapkan agar para kepala daerah, dapat mendorong seluruh BUMD di daerahnya, untuk dapat mengikuti kegiatan Top BUMD pada tahun-tahun mendatang,” ungkapnya. (ad 0.519)