Denpasar (Bisnis Bali) – Berdasarkan historisnya, salah satu pendorong inflasi momen hari raya datang dari sektor transportasi. Untuk itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali bersama Tim Pengendalian Inflasi daerah (TPID) Provinsi Bali akan fokus pada sektor transportasi dalam mengendalikan inflasi momen puasa dan Lebaran mendatang.

Deputi KPw BI Bali, Azka Subhan setelah rapat high level meeting TPID Bali di Renon mengatakan, untuk mengatasi tekanan-tekanan inflasi yang disumbang dari sektor transportasi, khususnya angkutan udara diharapkan kepada maskapai penerbangan agar tidak menaikkan harga tiket secara berlebihan.

“Kami imbau maskapai kembali menyediakan tambahan tempat duduk termasuk maskapai tidak menaikkan harga tiket karena akan berdampak terhadap kenaikan inflasi,” katanya.

Ia mengakui, pengelolaan harga tiket pesawat tidak mudah dilakukan mengingat itu semua merupakan kebijakan di maskapai penerbangan. TPID sebatas memberikan imbauan mengingat kondisi sama tahun maskapai juga menerapkan penambahan jumlah penerbangan dan kursi sehingga dampak kenaikan tiket tidak terlalu tinggi.

“Untuk tahun ini, kami harapkan kondisinya minimal sama seperti tahun lalu, termasuk maskapai tidak menaikkan harga tiket karena akan berdampak terhadap kenaikan inflasi,” terangnya. (dik)