Bangli (Bisnis Bali) – Sektor pertanian dan aneka kerajinan serta hasil produksi industri kecil di Bangli memiliki potensi yang cukup besar. Pemanfaatan tersebut melalui koperasi dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sehingga koperasi dan UMKM lebih maju dan mandiri.

Bupati Bangli, I Made Gianyar, Kamis (3/5) saat pembukaan Diklat Terpadu Peserta Pengelola Koperasi Simpan Pinjam dan Pelaku UMKM di Gedung Mediterania Jalan Merdeka Bangli mengatakan, kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gede Indra, S.E., M.M.

Made Gianyar berharap semua ‎koperasi dan pelaku UMKM di Kabupaten Bangli makin maju. Tentu dengan mampu memanfaatkan peluang yang ada. ”Potensi yang ada di Kabupaten Bangli sangat besar terutama di bidang agro, jeruk, kopi, kerajinan bambu dan sebagainya serta berpotensi untuk terus dikembangkan,” katanya.

Sementara itu, ‎Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali mengharapkan setelah pelaksanaan diklat sebanyak 250 peserta dari pengelola koperasi dan pelaku UMKM ini harus mengubah tata kelola koperasi dan UMKM menjadi lebih baik lagi. (sta)