Perangi Berita ’’Hoax’’ Pemkot Denpasar Gelar Dialog Literasi Media

33

Denpasar (Bisnis Bali) – Kemajuan teknologi informasi memiliki dampak positif dan negatif bagi penggunanya.  Selain itu, banyaknya sumber informasi juga memunculkan berbagai informasi yang berbeda dan sering menimbulkan berita hoax. Guna memerangi berita-berita hoax yang tersebar di masyarakat dan membuat terusiknya keamanan dan ketertiban, maka Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provisi Bali bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar menggelar Dialog Literasi Media, belum lama ini, di ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar.

Kegiatan tersebut bertema “Bijak bermedia sosial dan melawan berita Hoax,’’ dengan narasumber Kepala Seksi Peningkatan Kualitas Sarana Komunikasi Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Bali, Ida Bagus Agung Ludra. “Kegiatan ini merupakan pogram pemerintah untuk mencerdaskan masyarakat tentang  memanfaatkan media sosial dengan baik,’’ ujar Agung Ludra.

Mengingat banyak dampak dari berbagai media sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Maka dari itu menjadi kewajiban pemerintah untuk mensosialisasikan bagaimana menggunakan  media sosial yang baik. Tidak hanya itu, pemerintah melalui peraturan perundang-undangan juga telah mengatur hal-hal yang wajib dihindari dan dilarang untuk dilakukan di media sosial. Hukuman dan sanksi sudah siap dikenakan bagi para pelanggarnya.

Dengan dilaksanakan kegiatan ini di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, kabupaten lainnya juga melaksanakan kegiatan yang sama, sehingga kegiatan dialog literasi media ini dapat mencerdaskan masyarakat menggunakan media sosial akan lebih banyak diketahui oleh masyarakat.

Dengan demikian masyarakat akan lebih teratur menggunakan media sosial, sehingga tidak menganggu kenyamanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. (sta)