Lakukan Tera Mandiri Tahun Ini Disperindag Tabanan Rancang Sasar Tujuh Pasar

29
Pelayanan tera mandiri ramai peminat 

Tabanan (Bisnis Bali) – Tahun ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan melalui bidang terkait akhirnya resmi bisa melakukan pelayanan tera ulang secara mandiri.

Setelah sebelumnya melalui proses yang cukup panjang pasca pelimpahan kewenangan perlindungan konsumen di bidang kemetrologian ke kabupaten/kota sesuai UU NO.23 Tahun 2014.

“Dengan kewenangan tesebut, tahun ini pelayanan tera ulang kami rencanakan baru mampu menyasar tujuh pasar dengan intensitas 10 kali pelayanan. Selain itu, telah dilaksanakan juga tera ulang kepada 6 SPBU. Pelayanan tera ulang terus akan kami jadwalkan sesuai permohonan wajib tera,” tutur Kepala Disperindag Tabanan, I Gusti Nyoman Arya Wardana, didampingi Kabid Metrologi Disperindag Tabanan, Gusti Ayu Sri Wahyuni, belum lama ini.

Terangnya, pelayanan perdana dengan kewenangan tera mandiri ini telah dilakukan di dua pasar, yakni pasar Tabanan dan pasar Kediri. Imbuhnya, dari dua pasar tersebut telah dilayani 609 wajib tera ulang dengan 2.010 alat alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya.

“Antusiasme masyarakat cukup luar biasa, terbukti pelayanan perdana ini dibanjiri ratusan wajib tera ulang,” tuturnya.

Jelas Arya, sebenarnya, pelaksanaan pelayanan di kabupaten/kota pascapelimpahan seharusnya sudah mesti dilakukan per Oktober 2016 lalu. Namun di kabupaten Tabanan karena sedang berproses baru berdasarkan hasil penilaian baik teknis maupun administrasi seperti kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), sarana prasarana, peralatan/standard dan regulasi berupa Perda/Perbup oleh Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan,  maka baru pada 23 Maret 2018 lalu, Unit Kemetrologian Kabupaten Tabanan telah diresmikan sebagai pelaksana pelayanan tera dan tera ulang oleh Menteri Perdagangan. (man)