Denpasar (Bisnis Bali)- Tren fashion selalu memberikan pengaruh besar pada produsen busana secara global. Termasuk pada persaingan harga yang sangat ketat. Belakangan dengan masuknya produk Cina ke Bali, di pasaran banyak beredar busana dengan harga yang sangat murah yaitu Rp 35 ribu per pcs.

Harga busana Rp 35 ribu ini tampaknya juga menjadi sebuah tren yang diikuti para produsen lainnya. Bahkan, busana adat ke Pura juga mulai ditawarkan dengan harga yang sangat murah. Budi, salah seorang penjual busana adat ke Pura dengan harga super murah tersebut di Jalan Hayam Wuruk mengakui, dengan memampang tarif Rp 35 ribu di depan toko ternyata cukup mampu menarik minat konsumen.

Namun berbeda dengan produk Cina yang ditawarkan dengan harga yang sama, namun kualitas terjamin. Busana adat yang ditawarkan dengan harga murah tersebut dari segi kualitas memang tidak bisa menyaingi produk Cina. “Bahan baku untuk membuat kebaya, seperti brokat banyak kelasnya mulai kelas yang paling kasar hingga yang paling halus. Kalau untuk kebaya seharga Rp 35 ribu kami menggunakan kualitas bahan baku yang paling murah,” tukasnya.

Namun ia mengaku, masih memiliki banyak pilihan produk bagi konsumen. “Kami menyediakan banyak pilihan barang dengan kualitas berbeda, jadi semua kembali kepada konsumen mau membeli produk dengan kualitas seperti apa. Sebenarnya kebaya Rp 35 ribu kalau konsumen pintar memilih warna yang cocok untuk kulit, akan terlihat bagus saat digunakan,” paparnya.  (pur)