Berbagai Kegiatan Meriahkan Hari Puputan Klungkung Ke-110 dan HUT Ke-26 Kota Semarapura

31

Semarapura (Bisnis Bali) – Memeriahkan Hari Puputan Klungkung ke-110 dan HUT ke-26 Kota Semarapura, Pemkab Klungkung menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan dari anak-anak hingga dewasa, bahkan penyandang disabilitas. Kegiatan tersebut salah satunya adalah lomba geguntangan bagi penyandang disabilitas se-Bali yang dilaksanakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (18/4). Lomba ini diikuti empat sekeha geguntangan di antaranya dari Kabupaten Badung, Gianyar, Klungkung dan Kota Denpasar.

Menurut Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Anom Adnyana, lomba geguntangan bagi penyandang disabilitas bertujuan untuk melestarikan kebudayaan Bali dan memberi ruang gerak bagi penyandang disabilitas dalam menunjukkan bakat dan kreativitasnya.

Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada mengatakan, lomba ini sebagai salah satu bentuk penghargaan bagi para penyandang disabilitas atas kreativitasnya. “Melalui lomba ini kita kobarkan semangat untuk mengajegkan kesenian budaya Bali,” katanya.

Selanjutnya pada Kamis (19/4) bertempat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura digelar lomba teatrikal dengan tema perjuangan yang diikuti puluhan siswa Sekolah Dasar (SD). Sementara lomba yang sama untuk tingkat SMP dan SMA/SMK diadakan pada Minggu (22/4). Kepala Disdik Kabupaten Klungkung, Dewa Gede Darmawan berharap melalui lomba teatrikal ini mampu meningkatkan kesadaran peserta didik akan nilai-nilai karakter dan nilai-nilai perjuangan para pendahulu. Pjs. Bupati Klungkung, I Wayan Sugiada dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Ni Wayan Ringin menyatakan, lomba ini akan membangkitkan kreativitas dan potensi siswa khususnya di bidang seni teater, agar tercipta peserta didik yang berkarakter. “Dengan semangat Puputan Klungkung kita jadikan inspirasi perjuangan di segala bidang dalam rangka terwujudnya Klungkung yang damai dan sejahtera,” kata Sugiada.

Tak ketinggalan Pemkab Klungkung juga menggelar kegiatan jalan santai yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Klungkung I Gede Putu Winastra didampingi Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ida Bagus Anom Adnyana di depan Monumen Puputan Klungkung, Jumat (20/4). Sekretaris Daerah Klungkung, I Gede Putu Winastra berharap melalui kegiatan ini masyarakat bisa memanfaatnya untuk berkumpul dengan keluarga. Kegiatan jalan santai ini menempuh jarak sekitar 5 km yang diikuti oleh para pelajar tingkat SD hingga SMA serta masyarakat yang berasal dari berbagai kalangan. Pada Akhir kegiatan jalan santai diselenggarakan undian berhadiah berupa 1 buah lemari es serta hadiah hiburan lainnya.

Pada Sabtu (21/4) bertempat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, sebanyak 54 pasang anak laki dan perempuan berlenggak-lenggok memamerkan busana adat dalam rangkaian lomba busana ke pura. Kegiatan ini digagas oleh Tim Penggerak PKK Klungkung.

Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada mengatakan, mulai sejak usia dini perlu ditanamkan dan diajarkan tata cara berbusana adat ke pura sehingga ketika dewasa nanti sudah tahu tata cara berbusana ke pura yang baik, benar dan sopan. Ketua panitia lomba, Ny. Winastra mengatakan, lomba ini digelar untuk memamerkan kain tenun khas Kabupaten Klungkung. Sejumlah desa di Klungkung telah terkenal sebagai perajin kain tenun endek, cepuk dan rangrang, sehingga melalui lomba ini masing masing peserta memamerkan endek khas Klungkung.

Pemkab klungkung melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyelenggarakan sepeda santai (funbike) pada Minggu (22/4). Ratusan peserta yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa, dilepas oleh Sekretaris Daerah Klungkung Gede Putu Winastra di depan monumen Puputan klungkung. Dari depan Monumen Puputan Klungkung peserta bergerak menuju perempatan Desa Tojan, kemudian Desa Takmung, Jalan flamboyan hingga simpang lima patung Dewi Saraswati, dan kembali ke Monumen Puputan Klungkung. Di akhir acara dilakukan pengundian puluhan hadiah dengan hadiah utama sebuah sepeda gunung yang diserahkan oleh Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ida Bagus Anom Adnyana.

Berbagai perlombaan tradisional pun digelar dalam rangka menyambut Hari Puputan Klungkung ke-110 dan HUT ke-26 Kota Semarapura tahun 2018 di lapangan Puputan Klungkung.

Sekretaris Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klungkung, I Gusti Ketut Kaler menyampaikan lomba berbasis kebudayaan ini bertujuan untuk menjaga warisan kebudayaan leluhur agar tetap lestari. Lomba diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klungkung, Karang Taruna, PKK serta organisasi kemasyarakatan lainnya. Lomba dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama, Senin (23/4) dilaksanakan lomba tarik tambang, terompah panjang, enggrang dan nyuwun (menjunjung) sokasi/keben. Sementara di hari kedua, Selasa (24/4) dilaksanakan perlombaan megala-gala. Uniknya, setiap peserta wajib mengenakan busana adat. Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada bersama Sekda I Gede Putu Winastra dan sejumlah Kepala OPD hadir menyaksikan jalannya perlombaan ini.

Pada Jumat (27/4) Pemkab Klungkung menggelar ziarah rombongan di Tugu Pahlawan Semara Loka yang dipimpin Komandan Kodim 1610/Klungkung, Letkol Kav Jacob Janes Patty. Ziarah rombongan ditandai dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga. Apel dihadiri anggota DPRD Klungkung, FKPD, Kepala Perangkat Daerah, serta anggota LVRI. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Anom Adnyana menyampaikan ziarah ini sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang pendahulu. Melalui ziarah ini diharapkan senantiasa diberkahi kesehatan dan kekuatan untuk melanjutkan perjuangan dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Klungkung. (asp 0.492)