Gianyar (Bisnis Bali) – Kredit kepemilikan rumah (KPR) bank perkreditan rakyat (BPR) menyasar debitur investasi rumah untuk ditempati. Ketua DPK Perbarindo Gianyar, Made Suarja Rabu (25/4) mengatakan, KPR BPR ini menyasar masyarakat umum. Direktur BPR Udary mengatakan, kredit

KPR BPR untuk investasi bukan untuk spekulasi. “Peruntukan rumah atau properti ini untuk tempat tinggal bagi masyarakat umum,” katanya.

Ia menjelaskan, peruntukan kredit perumahan untuk tempat tinggal bisa dilihat dari analisa kredit. Hal ini terlihat debitur betul-betul membutuhkan rumah.

Diakuinya, gagalnya penggarapan sektor properti oleh BPR  tahun-tahun sebelumnya memang karena debitur lebih banyak bermain sektor properti untuk spekulasi.

Penyaluran kredit perumahan saat ini memang untuk tempat tinggal. Kredit perumahan ini tidak hanya untuk pekerja di sektor pariwisata. (kup)