“Guide” Mandarin Wajib Kantongi Lisensi

186
TUR - Pramuwisata yang menghandel tur wisatawan (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Adanya sinyalemen orang asing menghandel wisatawan Cina saat tour di Bali bisa melanggar Perda Pramuwisata. Guide Mandarin yang akan menghandel tour wisatawan Cina di Bali wajib mengantongi lisensi pramuwisata di Bali.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, AA Gede Yuniartha Putra, Senin(23/4) mengatakan, wisatawan Cina yang berlibur ke Bali sudah menduduki urutan pertama wisatawan mancanegara yang berlibur ke Bali. Tidak heran, ada travel ilegal dan pramuwisata ilegal ingin menghandel wisatawan Cina di Bali.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan Bali memiliki 1.400 orang guide. Ini terdiri atau terbagi dalam berbagài divisi bahasa.

Dipaparkannya, untuk pramuwisata Mandarin yang belum mengantongi izin wajib mengurus lisensi. Dalam pengurusan lisensi, calon pramuwisata Mandarin wajib mengikuti uji budaya.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam Perda Pramuwisata mengamanatkan calon pramuwisata wajib mengikuti uji budaya. Hal ini sejalan upaya Bali mengembangkan pariwisata budaya. (kup)