Mangupura (Bisnis Bali) – Musim layangan sudah tiba, karena angin pada bulan ini mulai berhembus kencang. Terbukti, kalangan anak – anak telah mulai menyerbu penjual layangan, sehingga penjualan naik hingga 100 persen.

Memainkan layanan menjadi hobi hampir semua anak laki – laki, bahkan hingga orang dewasa. Karenanya permainan tradisional ini kerap dilombakan, dalam berbagai ajang. Musim layangan mendatangkan banyak keuntungan bagi para perajin layangan di daerah Sempidi, Kabupaten Badung.

Gusti Made Ayu Hayati, salah seorang penjual layangan, di kawasan Sempidi menuturkan, layanan memang ada musimnya namun setiap saat selalu ada permintaan. “Permintaan layangan kalau tidak sedang musim tetap ada, tapi tidak terlalu banyak. Kalau sedang musim layanan seperti sekarang permintaan melonjak,” tuturnya.

Dikatakan, permintaan lebih banyak secara grosir, jadi dari para pedagang yang memiliki warung kecil. “Kalau pedagang, pasti membelinya dalam jumlah besar. Layangan yang dibeli juga beragam dari yang kecil sampai ukuran besar, tapi yang bahannya plastik bukan kain karena harganya lebih terjangkau,” paparnya.  (pur)