Mengadu Permasalahan Sampah Pantai di Badung Putu Parwata Terima Audiensi Clean Seminyak

61

Mangupura (Bisnis Bali) – Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata, Selasa (17/4) kemarin menerima audiensi dari Clean Seminyak yang merupakan perkumpulan sembilan properti di daerah Seminyak. Beranggotakan delapan hotel dan satu buah restoran yakni The Oberoi Hotel, Ku De Ta Restaurant, The Seminyak Hotel, The Legian Hotel, The Samaya Hotel, Alila Hotel, Potato Head Restaurant, W Hotel dan Peppers Sentosa.

Ketua Clean Seminyak Ketut Mudi mengatakan, pada akhir dan awal tahun, Badung selalu bermasalah dengan tumpukan sampah di sepanjang pantai. Sampah pantai bisa mencapai 142 truk dalam satu setengah bulan. “Maka dari itu, kami mengadu memohon untuk dicarikan solusi ke pimpinan Dewan Badung sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan pantai,” ujarnya didampingi sejumlah anggota.

Selama ini, kata Ketut Mudi, pihaknya

memiliki 10 orang pekerja untuk membersihkan sampah sehari-hari dengan dibayar urunan. Pihaknya pun mengaku cukup kewalahan menangani sampah tersebut. “Kami juga kan terhalang di peralatan seperti loader. Kalau mau menyewa, kami bingung harus sewa di mana,” ungkapnya.

Sekretaris Clean Seminyak, I Gusti A. Sri Irawati menambahkan, dari pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung memang sudah membantu membersihkan sampah pantai. Namun, dianggap belum bisa menuntaskan permasalahan sampah tersebut. “Selama ini DLHK kan selalu menangani dari selatan dulu. Sebelum tuntas ke utara petugas sudah kewalahan karena kebanyakan. Jadi sampah yang di utara tidak tertangani. Kadang wisatawan yang kami ajak ikut berpartisipasi membersihkan sampah pantai,” jelasnya.

Selain sampah, lanjutnya, juga mengalami permasalahan di limbah saat musim kemarau yang sampai saat ini belum tertangani.  “Banyak warga yang membuang limbah rumah tangga ke laut. Beberapa waktu lalu, kami dikomplin wisatawan yang gatal-gatal saat mandi di laut. Kami mohon juga bantuan pemerintah untuk hal itu,” paparnya.

Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata menyambut baik kedatangan pihak Clean Seminyak tersebut. Parwata mengatakan, merupakan bagian dari tugas pemerintah menjaga kebersihan pantai di Badung sebagai daerah pariwisata dunia. “Ini bagus, kritikan yang sangat membangun sebagai bentuk evaluasi bagi kami. Petitenget adalah kontribusi terbesar PHR Badung. Jadi harus benar-benar dijaga. Pariwisata ini kan merupakan skala prioritas,” ujarnya.

Parwata pun langsung memerintahkan pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Badung yang hadir saat itu agar menyiapkan anggaran pengadaan beach cleaner minimal 10 unit, loader minimal 5 unit dan truk pengangkut sampah minimal 10 unit. “2019 ini harus tuntas. Pemerintah harus cerdas mengatur uang mana yang menjadi prioritas. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita peduli terhadap kebersihan pantai sehingga jangan ada keluhan terhadap sampah lagi. Kita kan daerah wisata dunia,” pungkasnya. (ad 0.459)