Pengembangan Desa Wisata harus Didukung Infrastruktur

37
 WISATA - Daya tarik wisata yang memanfaatkan potensi alam yang ada di daerah tersebut. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Program pengembangan desa wisata di Bali dinilai efektif menambah daya tarik wisata di Bali. Penyediaan fasilitas desa wisata ini akan menjadi mubazir ketika tidak didukung infrastruktur jalan yang memadai.

Ketua Dewan Pembina Apindo Bali, Panudiana Kuhn, Senin (9/4) mengatakan, pengembangan desa wisata identik penambahan daya tarik wisata. Rencana pengembangan desa wisata harus diikuti penambahan infrastruktur jalan menuju ke kawasan desa wisata tersebut.

Ia menjelaskan, desa wisata ini perlu dipromosikan agar makin dikenal pasar. Desa wisata ini harus bisa menjaga kebersihan dan kenyamanan dan keamanan.

Dipaparkannya, sama di negara maju di dunia mengembangkan daya tarik wisata dengan menjadikan kota kecil sebagai daya tarik wisata.

Lebih lanjut dikatakannya, sungai dan danau yang bersih bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata baru dengan manajemen pengelolaan desa wisata. Pengembangan desa wisata juga menopang  pemerintah Indonesia dalam mencapai target 20 juta wisatawan ke Indonesia 2019. (kup)