Komisi IV DPRD Badung Mediasi Permasalahan Guru Tak bisa Naik Pangkat karena tidak Ada Penyesuaian Ijazah

49
istMEDIASI - Ketua Komisi IV DPRD Badung, AAN Ketut Agus Nadi Putra saat memediasi para guru yang tak bisa naik pangkata dan mendapatkan sertifikasi karena tidak mendapatkan program penyesuaian ijazah dari Pemekab Badung, Jumat (6/4) di gedung DPRD Badung.

Mangupura (Bisnis Bali) – Puluhan guru Pemkab Badung, Jumat (6/4) kemarin, mendatangi gedung DPRD Badung. Hal ini untuk memohon kejelasan serta mediasi terhadap masalah yang mereka hadapi selama delapan tahun ini.

Para guru tersebut mengadu tak bisa tersertifikasi  dan naik pangkat karena tidak mendapat program penyesuaian ijazah dari Pemerintah Kabupaten Badung. Mereka yang belum mendapatkan penyesuai ijazah tersebut kebanyak guru-guru yang diangkat dalam pengangkatan  tenaga K2 lalu. 50 guru tersebut diterima oleh Ketua Komisi IV DPRD Badung, AAN Ketut Agus Nadi Putra, pihak Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Disdikpora Badung.

Nadi Putra mengatakan, 50 guru yang datang ini adalah mereka yang sudah diangkat menjadi PNS K2 tahun 2014 lalu dan belum mendapatkan penyesuaian ijazah sehingga mereka pun tidak bisa naik pangkat maupun menerima sertifikasi. “Mereka ingin kepastian pemerintah atas nasibnya karena selama ini merasa digantung tidak bisa naik pangkat maupun menerima sertifikasi. Para guru ini ingin meminta solusi ke pemerintah dan kami selaku Dewan memediasi hal itu,”ujarnya.

Lebih lanjut politisi asal Kerobokan ini mengatakan, dari pertemuan yang dilakukan antara guru Disdikpora dan  BKPSDM Badung sudah ada solusi yakni bagi guru yang ijazahnya linier bisa akan dilakukan penyesuaian ijazah namun yang mereka  tidak linier bisa dijadikan pegawai di dinas sehingga kariernya tidak mentok. “Jalan keluar untuk masalah ini sudah ada solusi. Para guru ini diminta mengumpulkan berkas-berkasnya kembali ke BKPSDM untuk diverifikasi ulang. Dari data yang kami terima ada sekitar 100 guru yang terkendala masalah seperti ini dan kami berharap BKPSDM segera melakukan penyelesaian sehingga mereka cepat mendapatkan jenjang kariernya,” tegasnya. (ad 0.419)