Terbaik dalam Berdayakan Koperasi Kabupaten Tabanan Dapatkan Penghargaan dari Kemenkop

20
Penghargaan diserahkan langsung AAGN Puspayoga kepada Ni Putu Eka Wiryastuti (man)

Tabanan (Bisnis Bali)  –  Kerja keras dan perhatian Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti dalam memberdayakan koperasi dan UMKM di Tabanan terbukti membuahkan hasil. Setelah meraih sederet penghargaan nasional, kali ini atas kerja kerasnya tersebut Bupati Eka meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan Organisasi Perangkat Daerah Bidang Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah Terbaik 2017.

Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Koperasi dan UKM kepada Kepala Daerah atas kinerja dalam pemberdayaan koperasi dan UMKM di wilayahnya masing-masing.

Penghargaan diserahkan langsung oleh AAGN Puspayoga,  yang merupakan Menteri Koperasi dan UKM, di Ramayana Ballet Candi Prambanan, di Yogyakarta, Rabu (4/4) lalu. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2018 Bidang Koperasi dan UMKM.

Bupati Eka yang ditemui seusai acara mengungkapkan rasa syukurnya dan dirinya berkomitmen untuk mengubah koperasi ke arah yang lebih baik.

“Penghargaan ini merupakan wujud perhatian kepada usaha perkoperasian kita, khususnya di Tabanan. Karena memang kita komit untuk berubah ke arah yang lebih baik,” ungkap Eka.

Ke depan dirinya juga berharap agar Koperasi dan UMKM tidak hanya memberikan kredit tetapi lebih berbuat untuk memajukan usaha kecil dan menengah.

“Ke depan, Koperasi dan UMKM diharapkan tidak hanya memberikan kredit tapi hendaknya mampu berbuat banyak untuk kemajuan usaha usaha kecil dan menengah sehingga usaha tersebut mampu bersaing,” imbuh Eka.

Sementara itu, AA GN Puspayoga mengungkapkan, pembangunan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)  ditunjukkan  pada upaya untuk mewujudkan bangsa yang berdaya saing dalam rangka memperkuat perekonomian domestik dengan orientasi dan berdaya saing global.

“Panggung pembangunan Koperasi dan UMKM cukup kompleks, menantang dan mulai sifatnya. Untuk itu semangat keberpihakan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam membangun koperasi dan UMKM harus disertai dengan semangat membangun kemandiriannya,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, Rakornas Bidang Koperasi dan UMKM Tahun 2018 mengangkat tema “Sinergitas Pusat dan Daearah Dalam Pemberdayaan Koperasi dan UMKM”  ini sangat strategis dan relevan dengan upaya peningkatan koordinasi dan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan Koperasi dan UMKM.

“Oleh karena itu peningkatan sinergi peran pemerintah pusat dan daerah sangat urgent untuk secara serius mengembangkan dan menindaklanjuti kebijakan  serta program/kegiatan pembangunan Koperasi dan UMKM yang telah dirumuskan,” jelasnya.

Pihaknya berharap Rakornas ini dimanfaatkan untuk menginformasikan capaian kinerja pembangunan Koperasi dan UMKM serta memperoleh umpan baik dari pemerintah daerah khususnya OPD yang membidangi Koperasi, UMKM terhadap pelaksanaan kebijakan dan program/kegiatan pembangunan sektoral bidang KUMKM.

“Saya juga berharap sinergi dan kerja sama agar  makin diperkuat dan terus berlanjut dalam dinamika yang harmonis untuk mendukung secara nyata, merumuskan dan mengimplementasikan semua kebijakan dan program pemerintah yang lebih bermanfaat,” imbuhnya.

Dalam acara tersebut diserahkan juga penghargaan dengan kriteria-kriteria yang lain di bidang perkoperasian serta penyerahan bantuan berupa kredit kepada beberapa Koperasi dan UMKM. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada koperasi-koperasi yang di nilai berkinerja terbaik sepanjang 2017.(ad 0.410)