BPR harus Didukung Marketing Tangguh

21
 BPR - Layanan transaksi di salah satu BPR. Di tengah lesunya perekonomian, BPR harus didukung marketing yang tangguh.

Denpasar (Bisnis Bali) – Dalam kondisi perlambatan ekonomi dan turunnya daya beli masyarakat, bank perkreditan rakyat (BPR) akan dihadapkan dengan masalah dana idle. Oleh karena itu, BPR wajib dilengkapi dengan marketing tangguh untuk mengoptimalkan program penyaluran kredit.

Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Ketut Komplit, belum lama ini mengatakan, BPR wajib memiliki tenaga marketing yang tangguh dan memiliki kepercayaan diri. Mereja wajib dibekali tingkat pengetahuan dengan mengisi diri untuk mendalami ilmu di bidang marketing.

Komisaris BPR Nusamba ini menjelaskan, BPR wajib memiliki tenaga marketing yang terampil. Dengan kemampuan yang dimiliki, SDM marketing BPR ini akan mampu merebut pasar.

Dipaparkannya, tenaga marketing BPR wajib memiliki sikap yang baik dalam memasarkan produk, termasuk sikap selalu ingin maju untuk pengembangan diri.

Lebih lanjut dikatakannya, marketing BPR tentu mampu menampilkan image positif dari BPR. Marketing sebagai bagian SDM BPR wajib memiliki karakter kuat, tangguh, dinamis, dan kreatif. (kup)